Plh Gubernur Tekan Token di SMA 11

Plh Gubernur Maluku Hamin Bin Thahir, yang didampingi Kadisdikbud Provinsi Maluku Bpk. Drs. M. Saleh Thio, MSi, secara resmi melakukan penekanan tombol Token sebagai tanda dibukanya pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sekira pukul 07.10 Wit, yang berlangsung di SMA Negeri 11 Ambon, Senin (1/4). Dalam sambutannya dihadapan para peserta UNBK, Plh Gubernur, mengatakan UN yang rutin dilakukan setiap tahun oleh Kemendikbud merupakan salah satu faktor pengukur ketercapaian standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, dan standar penilaian. Untuk itu,  UN tidak lagi sebagai penentu kelulusan, tetapi outputnya akan dipakai sebagai pemetaan mutu pendidikan, masuk perguruan tinggi, dan pertimbangan pemberian bantuan bagi satuan pendidikan. “Saya kira, UN tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan bagi siswa, tetapi sebaliknya UN adalah kesempatan untuk menunjukkan eksistensi kita dalam mengelola pendidikan disekolah maupun daya saing pendidikan di Maluku,”tuturnya. Menurutnya, tahun ini SMA 11 menjadi sekolah dengan jumlah peserta UNBK yang terbanyak di Maluku, dimana ada 548 siswa yang mengikuti UN.

“Harapan saya, dalam UNBK ini siswa harus berdoa sebelum menjawab naskah soal ujian, ikhtiar dan selalu tetap tenang serta percaya diri, tunjukan bahwa kalian adalah generasi millinea Maluku yang cerdas,”harapnya. Selaku pemerintah, Plh Gubernur, mengharapkan agar UN SMA/MA dan SMALB di Maluku dapat berjalan lancar seperti yang sudah terjadi pada UN SMK.  “Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada orangtua yang sudah membantu proses ujian dan juga dewan guru serta anak didik, hingga UN boleh berjalan tanpa hambatan dihari pertama dan kiranya sampai selesai boleh berlangsung dengan aman dan damai.”ungkapnya. Sementara itu, Kepala SMA Negeri 11 Ambon Drs. Hilal Wattiheluw, mengatakan
tahun ini SMA 11 melaksanakan UNBK yang diikuti oleh 548 siswa dengan menggunakan 200 unit komputer dan terbagi pada lima ruang kelas. Dimana
Jurusan MIA (Matematika dan Ilmu Alam) sebanyak 302 siswa dan IIS (Ilmu-Ilmu Sosial) sebanyak 246 siswa dan dalam UNBK sekolah ini dilengkapi dengan 6 buah server (lima server utama dan satu server cadangan). Selain itu kami juga telah siapkan siswa agar bisa berprestasi dalam UNBK dengan memperoleh nilai ujian lebih dari 5,6 sehingga tidak lagi terjadi ujian ulang. Menyangkut PLN dan Telkom, kami sudah berkoordinasi melalui Dikbud Maluku, hingga tidak ada masalah namun kami tetap berharap ada perhatian supaya UNBK hari pertama sampai terakhir semua berjalan lancar. ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *