Tahun Ini, 62 Sekolah SMA Peroleh DAK

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Bpk. Drs. M. Saleh Thio, MSi, mengatakan sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kemendikbud, karena terus memberikan perhatian untuk Maluku. Dimana tahun ini sebanyak 62 sekolah jenjang SMA memperoleh bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang keseluruhannya sebesar Rp. 31 miliar lebih.

Ditegaskan pula, bantuan DAK ini sebagai komitmen pusat kepada daerah dalam rangka mewujudkan Maluku cerdas demi meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, hingga bagi sekolah penerima DAK harus menjadikan apa yang diperoleh sebagai suatu amanah dan dilaksanakan dengan baik agar kedepan Maluku terus diperhatikan.  Dia mengakui, sejak tahun 2017 bantuan DAK masuk ke Maluku sampai hari ini sesuai evaluasi ke sekolah penerima bantuan belum ada yang gagal dan itu mesti menjadi perhatian sekolah penerima, agar melaksanakannya sesuai aturan dan ketentuan.  Lebih lanjut dikatakan, untuk Maluku  sekarang ini ada 281 sekolah SMA dan 62 sekolah yang menerima DAK fisik reguler sebesar Rp. 29 miliar lebih dan affirmasi Rp. 2 miliar lebih untuk kebutuhan sekolah berupa pembangunan laboratorium, ruang kelas baru, dan lain-lain.

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SMA Jery Keliduan, menambahkan kegiatan rapat koordinasi DAK fisik bidang pendidikan SMA bertujuan untuk menyediakan sarana pendidikan yang memadai demi berlangsungnya proses belajar anak didik. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari Kamis (1/8) – Sabtu (3/8) bertempat di Hotel Fasifik Ambon, diikuti oleh 62 kepala sekolah penerima bantuan DAK yang berasal dari Kota Ambon 2 sekolah, Kota Tual 8 sekolah, Maluku Tengah (Malteng) 23 sekolah, Buru 1 sekolah, Kepulauan Tanimbar 5 sekolah, Seram Bagian Barat (SBB) 15 sekolah, Buru Selatan (Bursel) 2 sekolah, Seram Bagian Timur (SBT) 3 sekolah dan Maluku Tenggara (Malra) 3 sekolah. Dirinya berharap, agar apa yang sudah disampaikan kepala dinas harus menjadi perhatian penerima bantuan DAK. Karena pelaksanaan selama tiga bulan itu sudah menjadi ketentuan yang mesti dijalankan oleh para penerima DAK, agar perhatian Pempus untuk Maluku terus ada tiap tahun. ()

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *